Senin, 06 Oktober 2014

Sejarah Akuntansi


            Akuntansi merupakan suatu teknik pencatatan dalam suatu peruasaan. Dalam Zaman Romawi Kuno dam Mesir telah dikenal pencatatan hal-hal yang berkaitan dengan harta kekayaan yang dimiliki kerajaan.

            Saat orang-orang melakukan perdagangan meupun perjalanan ke luar daerah, mereka mengadakan pencatatan mengenai jumlah harta yang mereka bawa saat bepergian maupun yang mereka bawa saat pulang. Catatan semacam ini biasanya kita temukan pada kulit kayu maupun daun lontar atau sarana lain yang dapat digunakan.

            Pada tahun 1494 (abad ke 15) seorang ahli matematika dari italia bernama Lucas Paciolo memulai sejarah pencatatan yang lebih sistematis dan teratur. Gagasan pencatatan yang sistematis dan teratur ini terutang dalam buku yang berjudul “Summa de Arithmatica Proportionalita”. Di dalam buku inilah selalu mencatat bahwa ada dua sisi atau lebih yang dipengaruhi suatu transaksi.

            Satu sisi disebut debit dan satu sisi lain disebut kredit. Kedua istilah tersebut berasala dari bahasa Latin ‘debere dan credere’ yang artinya masing-masing berutang dan percaya. Karena gagasanya tersebut kemudian Lucas Paciolo diangkat sebagai bapak Akuntansi.  Dengan buku tersebut akhirnya para ahli mengembangkan idenya sehingga lahirnyalah tata buku (bookkeeping) dan ini berkembang dengan pesat di daratan Eropa dan akhirnya disebut dengan system Kontinental. Tata buku pada awalnya hanya satu yaitu tata buku tunggal, karena kebutuhan yang mangkin kompleks maka lahirlah buku  berpasangan. Tata buku berpasangan ini tidak hanya berkembang di Eropa tapi sampai di Amerika.

Akuntansi ada sejak dulu

            Akuntansi sejak manusia mengenal uang  sebagai alat pembayaran yang sah. Pencatatan keluar masuknya uang, timbulnya hutang-piutang serta transaksi-transaksi lainya dilakukan orang mula-mula di atas lempengan tanah liat yang kemudian berkembang dengan menggunakan lontar. Naskah yang menggunakan lontar berasal dari negara Arab (Mesir). Pada waktu itu Mesir merupakan Koloni (Jajahan) Romawi. Naskah tersebut hingga sekarang tersimpan dengan baik, berasal dari Babilonia pada tahun 3600 SM.

            Setelah bangsa Romawi menemui kesulitan menggunakan angka-angka mereka sendiri didalam pencatatan akuntansi, maka kemudian mereka menggunakan angka Arab (angka desimal) yang pada waktu itu sudah dikenal oleh orang mesir. Evolusi akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukan sistem pembukuan berpasangan oleh pedagang-pedagang Venesia yang merupakan pedagang yang terkenal dan ulung pada abad itu. Double-Entry merupakan pencatatan seluruh transaksi kedalam dua aspek yaitu “debet dan kredit” yang orientasinya selalu dalam keadaan seimbang.

            Pada abad ke 15 tepatnya tahun 1494 akuntansi yang menggunakan angka arab berkembang di Italia. Buku yang pertama diterbitkan oleh orang italia tentang akuntansi baru muncul pada akhir abad ke 15, dimana buku ini merupakan hasil karya seorang venesia yang bernama Luca Pacioli.

            Buku ini berjudul “SUMMA DE ARITHMATICA, GEOMETRICA PROPORPIONI ET PROPORTIONALITA”. Bagian dari buku tersebut yang mebahas tentang akuntansi berjudul “TRACTACUS DE COMPUTIS ET SCRIPTORIA”. Buku inilah yang kemudian tersebar di benua eropa berat dan kemudian dikembangkan kembali oleh para ahli akuntansi sehingga timbulah beberapa sistem akuntansi dengan tetap mengacu pada metode yang digunakan oleh Luca Pacioli.

            Sistem yang berkembang tersebut dinamakan sesuai dengan nama yang mengembangkanya  atau nama negaranya masing masing. Misalnya sistem Belanda (Sistem Cont inetal ) dan Amerika serikat (Sistem Anglo Saxon).

            Sistem-sistem  tersebut kemudian berjalan sesuai dengan perkembanganya. Pada abad sekarang ini sistem yang paling banyak digunakan yaitu sistem Anglo Saxon, hal ini yang disebabkan karena sistem Anglo macam transaksi, sedangkan sistem yang lainnya agak sukar untuk digunakan. Hal ini disebabkan karena sistem yang lain sering memisahkan antara pembukuan dengan akuntansi sedangkan dalam sistem Anglo Saxon, pembukuan merupakan bagian dari akuntansi.

            Teori dan prkatik akuntansi semakin berkembang pada abad ke-20 sejalan dengan perkembangan teknologi. Sebagai program-program akuntansi komputer yang semakin banyak beredar di pasaran saat ini.


 Sumber : Buku Akuntansi Dasar ,MUKSIN ARIF, S.E. & SOFAN AMRI, S.Pd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar